SEAMEO CECCEP bersama UPI dan UNESA Gelar Webinar Ajak Masyarakat Jaga Kesehatan Keluarga

Sebagai salah satu bentuk kerja sama dengan UPI dan UNESA, pada Selasa, 28 April 2020 SEAMEO CECCEP menggelar webinar yang menghadirkan tiga orang narasumber ternama. Ketiga sosok tersebut adalah Dr. Dwi Priyono,M.Ed (Direktur SEAMEO CECCEP); Prof. Dr. Nurhasan, M.Kes (Rektor UNESA); serta Dr. Tina Dahlan, M.Pd., Psikolog (Kaprodi Psikologi Pendidikan SPS-UPI). Mengambil tema “Menjaga Kesehatan Keluarga Selama Masa Pandemi COVID-19”, anjuran untuk menjaga kesehatan fisik maupun mental dibahas secara lengkap.

Dalam materinya berjudul “Mendampingi Anak di Masa Pandemic COVID-19”, Dr. Dwi Priyono menyebutkan bahwa dalam aspek belajar di rumah, penting bagi para orang tua untuk bisa menciptakan suasana belajar yang nyaman bagi anak usia dini. Beliau pun menyebutkan ada sebuah prinsip belajar yang direkomendasikan oleh SEAMEO CECCEP bagi para orang tua yakni “Prinsip BANTU”. Prinsip ini merupakan singkatan dari: Belajar bersama-sama; Amati kegiatan anak; Nikmati waktu belajar bersama; Tetapkan waktu pembelajaran; serta Usahakan untuk bermain saat belajar dengan anak usia dini.

Sedangkan dari sisi kesehatan, Rektor UNESA yakni Prof. Dr. Nurhasan, M.Kes menyampaikan materi berjudul “Peran UNESA untuk Memutus Mata Rantai Penyebaran COVID-19 Melalui Olahraga di Rumah Aja”. Beliau mengingatkan kita mengenai pentingnya olahraga meskipun berada di rumah saja. Tips untuk tetap sehat di rumah selama PSBB adalah dengan terus bergerak, penguatan otot, konsumsi lebih banyak protein, komitmen, dan memanfaatkan benda yang ada. Olahraga diperlukan untuk menjaga kesehatan fisik dan psikis. Olahraga dapat dilakukan di mana saja, bahkan dengan memanfaatkan berbagai peralatan di sekitar kita. Anak-anak bisa diajak melakukan olahraga dengan cara yang kreatif oleh ayah bundanya agar tetap menarik dan menyenangkan. Olahraga juga bisa dilakukan dalam bentuk permainan tradisional dan tarian.

Pemateri ketiga yakni Dr. Tina Dahlan, M.Pd ditujukan bagi para orang tua dengan harapan bisa menyadarkan bahwa bahaya kesehatan bukan hanya menyerang aspek fisik, tetapi juga aspek mental. Baik itu dari faktor sosial, psikologis, maupun biologis. Rutinitas baru yang mewajibkan orang tua dan anak menghabiskan waktu bersama di rumah dapat menimbulkan efek negatif yakni stress dan kelelahan, serta penyakit lain yang lebih ekstrim. Untuk itu, upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kesehatan mental di antaranya adalah: Meminimalisasi menonton, membaca, atau mendengarkan berita tentang COVID-19 yang menyebabkan keluarga merasa cemas dan tertekan; Melindungi diri dan keluarga serta membantu orang lain yang mungkin membutuhkan; Menciptakan atmosfir yang hangat dan nyaman di rumah; Menciptakan rutinitas baru yang selaras dengan rutinitas sebelum WFH/LFH; Menjadi role model bagi anak dalam mengatasi kecemasan dan mengelola perasaan tertekan; Meningkatkan kebersyukuran; Memandang situasi dari perspektif berbeda, misalnya memetik hikmah dari situasi yang ada; serta Menekuni hobi dan mengarahkan anak untuk melakukan hobinya.

Sejumlah lebih dari 250 orang peserta terdaftar dalam webinar ketiga yang dilaksanakan oleh SEAMEO CECCEP, terdiri dari guru, orang tua, pengelola PAUD, serta pihak-pihak lain yang memiliki kepedulian terhadap PAUD. Diharapkan, pembelajaran di masa pandemi ini tidak terhambat dan webinar ini bisa menjadi sarana motivasi bagi para guru dan orang tua. Seluruh materi bisa diunduh melalui: bit.ly/webinar28april20 .

Spread the word. Share this post!

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *