Rayakan Hari Pendidikan Nasional, SEAMEO CECCEP Gelar Webinar Bertajuk “Dampak COVID-19 Pada Kesejahteraan Anak”

Sebagai salah satu program yang ditujukan untuk memeriahkan perayaan Hari Pendidikan Nasional 2020, SEAMEO CECCEP kembali menggelar webinar bertabur narasumber ternama. Acara ini dihadiri oleh jajaran pimpinan baik praktisi maupun akademisi serta dibuka oleh Plt. Dirjen PAUD Dikdasmen, Bapak Hamid Muhammad, M.Sc., Ph.D. Bahkan kuota peserta ludes dalam waktu satu hari sejak poster webinar diumumkan. Selain webinar, juga terdapat perlombaan foto dan video anak yang mengusung tema “Belajar dari COVID-19”. Acara yang digelar pada hari Selasa, 5 Mei 2020 ini dihadiri oleh lebih dari 300 peserta yang dibagi ke dalam dua platform seminar online, yakni Google Meeting dan streaming YouTube. 

Dalam sambutannya, Plt. Dirjen PAUD Dikdasmen Bapak Hamid Muhammad, M.Sc., Ph.D menyampaikan bahwa kegiatan belajar ini sangat membantu menghadapi tantangan pembelajaran yang dihadapi Negara Indonesia, sama seperti Negara-Negara lainnya di dunia. Webinar ini merupakan salah satu bentuk inovasi yang muncul sebagai solusi di masa sulit. Maka itu, beliau menyampaikan dua pesan kepada khalayak yang hadir, “Satu, perbanyak pelatihan daring seperti ini. Temanya adalah membantu orang tua menjadi pendidik anak-anaknya di rumah. Kedua, kepada para guru agar melakukan pembelajaran daring agar mereka saling berbagi praktik baik yang selama ini sudah dilakukan”. 

Pemateri pertama, Prof. Dr. Hendriati Agustiani, M.Si. selaku Dekan Fakultas Psikologi UNPAD mengusung materi berjudul “Kesejahteraan Psikologis Anak di Masa Pandemic COVID-19”. Tema ini merupakan aspek penting bagi pendidikan anak usia dini, karena orang tua harus menjadi lebih kreatif dalam menemani pembelajaran di rumah. Perlu diperhatikan bahwa kadar kesejahteraan anak berbeda, karenanya orang tua hendaknya tidak melupakan kewajiban untuk berempati terhadap anak disamping memikirkan solusi finansial. Disarankan agar orang tua menjaga kualitas hubungan antara anak dan orang tua dengan berempati dan mendengarkan pikiran dan perasaan anak serta menanggapinya dengan serius.

Disambung oleh presentasi dari Dr. Muhammad Hasbi (Direktur PAUD Kemendikbud) menyampaikan materi berjudul “Arah Kebijakan Kemendikbud Bagi Pendidikan Anak Usia Dini di Masa Pandemic COVID-19”. Diakui, ada banyak kendala dan tantangan yang muncul dengan diterapkannya rutinitas pembelajaran dari rumah. Untuk mengatasi hal tersebut, baiknya dilakukan penghimpunan praktik baik pembelajaran daring. Dari hasil riset yang telah dilakukan, Pemerintah sendiri telah mengambil langkah yakni dengan menerbitkan Permendikbud yang mendukung adaptasi masyarakat terhadap pandemi ini. Kemendikbud meminta keterlibatan seluruh pihak dan akan mendukung penggunaan BOP untuk penyediaan komponen kegiatan seperti pulsa/kuota, pembayaran honor pendidik, serta pembelian cairan disinfektan, masker, maupun penunjang kebersihan lainnya.

Selanjutnya, Direktur RS Pupuk Sriwijaya atau biasa disebut PUSRI Palembang, Prof. Dr. dr. H. Yuwono, M.biomed mengingatkan masyarakat untuk senantiasa menjaga imunitas anak di masa Pandemi COVID-19. Kesehatan dan pendidikan merupakan dua hal yang berkaitan, karena untuk memfasilitasi perkembangan anak membutuhkan imunitas yang baik. Di rumah, para orang tua disarankan untuk menjaga imunitas dengan melakukan kegiatan yang menyehatkan dan juga memberi stimuli imun kepada anak. Stimuli yang dimaksud diantaranya kebiasaan tidur, nutrisi, gerak tubuh, serta kemampuan berpikir. Selain stimuli melalui pola asuh, bisa juga diberikan stimuli imunisasi misalnya ASI (alami) dan vaksinasi (buatan).

Materi terakhir disampaikan oleh Dr. Dwi Priyono, M.Ed selaku Direktur SEAMEO CECCEP dengan judul “Mendampingi Anak di Masa Pandemic COVID-19”. Beliau mengajak masyarakat untuk memanfaatkan waktu belajar bersama anak di rumah sehingga terjadi perbaikan karakter anak-anak. Penggunaan pola pengasuhan positif yang syarat akan kasih sayang menjadi salah satu poin yang ditekankan. Orang tua harus bisa mengambil alih peran para guru yang mayoritas melekat menjadi idola para anak usia dini. Tujuan ini diyakini bisa diraih apabila orang tua melaksanakan 5 poin yang menjadi rekomendasi dari SEAMEO CECCEP yakni 1) Melakukan belajar be
rsama-sama; 2) Mengamati perilaku anak; 3) Menikmati waktu belajar bersama; 4) Membuat penjadwalan waktu pembelajaran; serta 5) Berusaha untuk menciptakan suasana menyenangkan saat belajar bersama.

Seluruh materi yang disampaikan dalam webinar ini bisa diunduh melalui link: seameo-ceccep.org/.

Spread the word. Share this post!

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *