Warning: count(): Parameter must be an array or an object that implements Countable in /home/seameoce/public_html/web/wp-includes/post-template.php on line 293

Kenali Kecerdasan Naturalis Pada Anak

Halo, Sahabat CECCEP. Pada artikel sebelumnya kita sudah membahas beberapa kecerdasan, ya. Ada kecerdasan linguistik, logika-matematika, kinestetik, spasial, lalu ada juga kecerdasan musikal. Nah, kali ini kita akan membahas kecerdasan naturalis.  Hmmm, apa ya kecerdasan naturalis itu? 

Mengenal Kecerdasan Naturalis

Kecerdasan naturalis didefinisikan Howard Gardner sebagai kemampuan mengenali, melihat perbedaan, menggolongkan, dan mengkategorikan apa yang dilihat atau jumpai di alam atau di lingkungannya. Anak yang memiliki kecerdasan ini memiliki kemampuan mengenali pola, menangkap persepsi sensor melalui seluruh panca inderanya, juga melakukan pemisahan dan pengklasifikasian objek tertentu.

Sebagai ilustrasi, misalnya anak kita bertanya-tanya bagaimana caranya semut membangun rumahnya? Atau pertanyaan lain, misalnya mengapa pada siang hari bulan tidak terlihat sedangkan pada malam hari matahari yang tidak terlihat? Nah, anak yang mengajukan pertanyaan semacam itu bisa jadi memiliki kecerdasan ini, lho, Sahabat CECCEP. Hal itu dikarenakan anak sedang mencari jawaban dari hasil pengamatannya terhadap lingkungan di sekitarnya.

Ciri Anak yang Memiliki Kecerdasan Naturalis.

Nah, Sahabat CECCEP, sebelum kita melakukan aktivitas untuk menstimulasi, yuk kenali ciri anak yang memiliki kecerdasan ini pada daftar berikut:

  1. Anak memiliki kepekaan terhadap lingkungan dan bahkan seringkali mampu menemukan sesuatu yang tidak diamati oleh orang lain. Misalnya, ia bisa berteriak karena menemukan semut yang berbaris. Padahal kita tidak terlalu memerhatikan bahwa ada semut di tempat tersebut. 
  2. Anak yang memiliki kecerdasan ini bisa mengamati perbedaan dan persamaan yang terdapat pada tumbuhan atau hewan yang ada di sekitarnya. Misalnya, ia bisa menemukan perbedaan antara semut merah dan semut hitam. Tidak hanya dari segi warnanya saja, tetapi ia mampu menjelaskan perbedaan bentuk sarang semut dan cara berkelompoknya.
  3. Anak  dengan kecerdasan naturalis ini juga bisa mengingat dengan sangat baik hal-hal yang terjadi di lingkungannya. Misalnya, ia bisa menyadari bentuk awan yang berbeda-beda. 
  4. Biasanya anak dengan kecerdasan ini menyukai hewan, lho, Sahabat CECCEP. Mereka bisa jadi punya sikap welas asih pada hewan yang terluka. Tidak hanya itu, biasanya ia akan mencari tahu semua informasi terkait hewan yang disukainya. Jangan-jangan Sahabat CECCEP sampai kewalahan menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diajukan seputar hewan kesukaannya itu. Hehehe ….
  5. Anak yang memiliki kecerdasan naturalis ini akan banyak berbicara tentang fenomena alam. Buku yang dibacanya atau pengetahuan yang dicarinya seputar peristiwa alam atau hal lain yang terkait dengan lingkungan. Misalnya, ia akan mencari informasi dengan sangat detail mengenai bencana alam. Hmmm, menarik ya, Sahabat CECCEP.
  6. Hal yang juga mengesankan dari anak-anak dengan kecerdasan ini adalah mereka memiliki ketajaman indera untuk merasakan, mencium, dan menyentuh hal-hal yang terkait dengan alam sekitar. Itu sebabnya Sahabat CECCEP jangan merasa heran jika mereka tiba-tiba mencium bunga-bungaan dan kemudian bisa menjelaskan perbedaan aroma tiap bunga yang diciumnya. Tak hanya itu, mereka juga bisa menjelaskan perbedaan lain, misalnya tekstur kelopak bunga, dan lain sebagainya.
  7. Jangan heran juga kalau sebagai orang tua, kita sampai dibuat kewalahan karena anak selalu ingin bermain di luar rumah. Anak-anak dengan kecerdasan ini biasanya menyukai aktivitas berkebun, membuat rumah-rumahan atau berkemah di halaman, bermain pasir, atau sangat antusias ketika diajak mengunjungi tempat wisata. 

Stimulasi Kecerdasan Naturalis

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan Sahabat CECCEP untuk menstimulasi kecerdasan naturalis ini. Berikut beberapa kegiatan yang dapat dilakukan:

  • Mengajak anak untuk bermain peran.

Permainan bermain peran ini biasanya dilakukan anak dengan membuat situasi khusus. Misalnya, mereka membangun rumah-rumahan yang dilengkapi dengan berbagai peralatan. Biarkan mereka menggunakan kerikil-kerikil untuk halaman rumah, batu bata untuk dinding, dan lain sebagainya. Rangsang kecerdasan naturalis mereka dengan mengajukan pertanyaan-pertanyaan. Misalnya, mengapa menggunakan kerikil dengan ukuran tertentu untuk halaman? Atau ajukan pertanyaan apa gunanya ranting pohon di bagian tertentu dari rumah yang mereka bangun? Tidak hanya itu, biarkan mereka berperan sebagai pemilik rumah. Dengan demikian, mereka akan memainkan peran menjaga kebersihan rumah, keasriannya, dan lain sebagainya. 

  • Memberi anak tanggung jawab untuk memelihara hewan.

Dengan memiliki hewan peliharaan, anak akan dilatih tanggung jawabnya dalam merawat hewan tersebut. 

  • Ajak anak untuk pergi ke kebun binatang atau taman wisata.

Mengunjungi kebun binatang dan taman wisata akan membuat anak mengenal lebih banyak hewan dan tumbuhan. Biarkan ia mengeksplorasi pengetahuannya, ya, Sahabat CECCEP. Namun, tetap dampingi ia agar tidak terkena bahaya.

  • Ajak melakukan kemah literasi.

Membangun tenda di halaman dan menginap di sana untuk semalam bisa jadi alternatif kegiatan seru yang dapat dilakukan bersama anak-anak. Ajak mereka menyampaikan gagasan tentang lingkungan saat berada di tenda tersebut, atau bacakan buku dengan tema alam. Seru sekali, ya?

  • Ajak anak menggambar dengan tema alam sekitar.

Menggambar dan mewarnai bisa menjadi stimulasi kecerdasan visual spasial. Nah, alam sekitar bisa dijadikan tema kegiatan tersebut. Dengan demikian, tidak hanya menstimulasi kecerdasan visual spasial saja, Sahabat CECCEP juga menstimulasi kecerdasan naturalis. Sekali merengkuh dayung, dua tiga pulau terlampui, bukan?

Contoh kegiatan lain yang dapat dilakukan untuk mengembangkan kecerdasan naturalis ini adalah:

  • Ajak anak berkebun.

Ya benar, berkebun dan merawat tanaman akan membuat anak mengenali beragam tanaman. Tentu saja dengan demikian sikap tanggung jawab anak juga menjadi terlatih.

  • Ajak anak memasak.

Di saat hujan dan situasi pandemi seperti ini, terpaksa banyak kegiatan di dalam rumah yang harus kita lakukan, ya, Sahabat CECCEP. Nah, mengajak anak memasak ternyata juga bisa menstimulasi kecerdasan naturalis, lho. Dengan memasak bersama, kedekatan antara orang tua dan anak akan terjalin. Tak hanya itu, dalam proses memasak buah hati akan mengenali semua bahan yang digunakan baik dari aroma, tekstur, juga rasa. 

  • Ajak anak berbelanja buah dan sayur.

Sesekali ajak anak berbelanja buah dan sayur, Sahabat CECCEP. Biarkan mereka memilih sambil ajari mereka untuk mengenali buah dan sayur yang segar, ya. 

Nah, Sahabat CECCEP, mari kita stimulasi kecerdasan naturalis buah hati kita. Lakukan berbagai rekomendasi aktivitas di atas atau Sahabat CECCEP bisa menyesuaikannya dengan kondisi dan usia buah hati. Tetap sehat dan tetap semangat!

Referensi:

https://parentalk.id/si-kecil-punya-5-jenis-kecerdasan-ini/

https://edukasi.kompas.com/read/2019/12/29/14225511/5-cara-membangkitkan-kecerdasan-naturalis-anak?page=all

Spread the word. Share this post!

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *