Warning: count(): Parameter must be an array or an object that implements Countable in /home/seameoce/public_html/web/wp-includes/post-template.php on line 293

Permainan Lembut Yang Menyenangkan dan Menenangkan Bayi

Memiliki buah hati adalah dambaan setiap pasangan. Ketika test pack menunjukkan dua garis yang berarti kehamilan telah di depan mata, tentu membawa rasa tersendiri bagi setiap pasangan. Terkejut, bahagia, penasaran, khawatir, semuanya bercampur menjadi satu. Hingga akhirnya hari itu tiba, sang bayi tercinta terlahir di dunia. Mungil, indah, menggemaskan, tetapi juga masih sangat rapuh. Kemudian terbesit keinginan seandainya si kecil segera tumbuh besar agar kita bisa bermain bersama mereka. Namun, benarkah di enam bulan pertama bayi belum bisa diajak bermain? Mari kita simak, ya, Sahabat CECCEP.

Tidak sedikit orang tua yang bingung bagaimana caranya bermain dengan bayi yang kemampuan geraknya masih sangat terbatas. Pada akhirnya orang tua justru lupa menstimulasi perkembangan bayi yang masih hobi tidur dan menyusu ini karena dianggap masih belum paham dengan ajakan bermain orang tua. Padahal, stimulasi di usia awal kehidupan akan menjadi pondasi kokoh dalam tahap tumbuh kembang anak selanjutnya.  Lalu, bermain seperti apa yang cocok untuk bayi di enam bulan pertama hidupnya? Tenang, jika Sahabat CECCEP masih merasa bingung karena ini merupakan pengalaman pertama maka Anda tidak sendiri.

Dilansir dari laman California Childcare Health Program, di tahun pertama kehidupan bayi, otak sibuk membentuk sistem yang saling terkoneksi. Stimulasi yang konsisten dapat menguatkan koneksi-koneksi ini hingga kelak menjadi permanen. Berikut ini adalah permainan-permainan yang paling bayi suka dan butuhkan di enam bulan pertama kehidupannya:

  1. Olahraga Jari.
    Sebenarnya di awal kelahirannya dengan kemampuan indera dan organ yang masih sangat terbatas, bayi sedang banyak sekali merekam kondisi sekitarnya dengan berbagai cara. Salah satunya adalah melalui sentuhan untuk menguatkan otot jemarinya. Cara paling sederhana untuk membantu sang buah hati adalah dengan menaruh telunjuk bersih orang tua di dekat jemari tangannya. Bayi akan refleks meraih dan menggenggam kuat. Perlahan jemarinya bisa sesekali didorong untuk membuka, sebelum ia akan mengepal kembali. Kain atau selimut lembut juga bisa disapukan ke dekat tubuhnya yang akan mendorong tangannya bergerak menyentuh dan mengambil. Jemari kaki juga bisa diajak bermain lewat pijatan lembut menggunakan baby oil. Bayi akan merasa relaks dan merekamnya sebagai aktivitas yang menyenangkan.

    2.   Gerakan Mengayuh Sepeda.
    Orang tua dapat memegang kedua tumit bayi dengan lembut,  lalu mendorong perlahan ke arah perut hingga membentuk huruf “M”. Setelah itu gerakkan kakinya turun dan naik secara bergantian seperti sedang mengayuh sepeda. Orang tua juga dapat melakukan kegiatan ini sambil bernyanyi, misalnya lagu “Kring Kring Kring Ada Sepeda” sambil melakukan kontak mata dengan sang buah hati. Bayi tentu akan sangat senang dengan aktivitas seru ini. Selain untuk menguatkan otot kaki, gerakan ini juga dapat membantu mengurangi rasa tidak nyaman di perut bayi karena kembung atau sulit buang air besar.

    3.   “Membaca” Buku Berwarna Kontras.
    Membiasakan anak untuk akrab dengan buku tidak perlu menunggu anak bisa membaca dulu. Justru menanamkan kesukaan membaca lebih utama sebelum mengajarkannya bisa membaca kata. Sejak bayi, buku sudah dapat diperkenalkan. Buku-buku boardbook, berujung tumpul, bergambar real, dan bertema dekat dengan keseharian bayi bisa dikenalkan sejak usia tiga bulan, yaitu saat kemampuan melihatnya sudah lebih jelas daripada sebelumnya. Buku-buku berwarna kontras seperti hitam-putih sangat direkomendasikan

    4.   Mainan Gantung, Bergerak, dan Bersuara.
    Pernahkah Sahabat CECCEP mellihat sebuah mainan boneka yang tergantung di atas box bayi? Jika tombol “ON” dinyalakan, boneka-boneka tersebut akan bergerak pelan seakan berada di komidi putar dan mainan itu juga mulai mengeluarkan suara lembut. Ini adalah salah satu contoh mainan all in one yang bayi suka. Lewat ketiga fitur tadi, bayi akan menggerakkan kepala dan matanya mengikuti arah gerak mainan, menajamkan pendengarannya terhadap lagu yang dikeluarkan oleh mainan, dan tangannya akan berusaha meraih mainan tersebut atau malah kakinya yang menendang. Tidak perlu khawatir jika belum memiliki mainan sejenis itu. Orang tua dapat mencoba dengan barang-barang yang ada di rumah, yaitu dengan menggunakan sebuah benda berwarna cerah yang digerakkan ke berbagai arah secara perlahan sambil bersenandung. Pastikan benda tersebut aman bagi bayi. Pakailah benda yang permukaannya halus, empuk saat digenggam, tidak banyak mengandung material bulu dan bahan kurang aman lainnya, serta  ukurannya cukup besar sehingga tidak beresiko akan tertelan oleh bayi.

5.   Pijat Bayi

Tak hanya di rumah sakit ataupun di spa khusus bayi, pijat bayi dapat dilakukan oleh orang tua di rumah saat bayi selesai mandi dan sebelum tidur malam dengan menggunakan baby oil beraroma lembut. Pastikan gerakan pijatannya aman bagi bayi, ya, Sahabat CECCEP. Kalau masih ragu, orang tua bisa bertanya pada bidan atau belajar secara autodidak melalui buku dan video-video pembelajaran mengenai teknik memijat yang benar. Lewat pijat bayi ini, si kecil juga akan belajar mengenal sentuhan, wajah, dan suara orang tuanya.

Bermain bersama bayi berusia nol hingga enam bulan memang masih terbatas pilihannya. Namun, jika konsisten dilakukan maka akan menstimulasi banyak hal penting dalam tumbuh kembang bayi serta menguatkan ikatan antara bayi dan orang tua. Pastikan bayi menikmati setiap permainannya, ya, Sahabat CECCEP. Salah satu cara untuk mengetahuinya adalah dengan mengamati respon yang bayi berikan. Tidak perlu memaksa jika bayi menangis, di lain kesempatan dapat dicoba kembali. Jangan lupa untuk selalu membaringkan bayi di alas tidur yang cukup empuk dan bersih. Selamat menikmati lucunya suara dan tawa pertama yang bayi berikan saat bermain, ya!

Sumber referensi:
Building Baby’s Intelligence:  Why Infant Stimulation Is So Important by Health and Safety Notes California Childcare Health Program (https://cchp.ucsf.edu/sites/g/files/tkssra181/f/buildbabyinten081803_adr.pdf)
Babies Exposed to Stimulation Get brain Boost (https://www.sciencedaily.com/releases/2017/01/170102143458.htm)
Fakta Ilmiah tentang Mengapa Tangan dan Jemari Bayi Terlipat (https://www.popmama.com/baby/0-6-months/winda-carmelita/fakta-ilmiah-mengapa-tangan-dan-jari-bayi-terlipat/5)
Kuesioner Pra Screening Perkembangan

Spread the word. Share this post!

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *