Pelatihan Bilingual SEAMEO CECCEP untuk Guru Kamboja

Pada tanggal 27 April 2021 SEAMEO CECCEP melaksanakan program peningkatan kapasitas yang diperuntukkan bagi guru Kamboja. Pelatihan ini berlangsung selama 4 (empat) hari melalui media daring yakni Zoom Meeting. Tema pelatihan bernilai 32 JPL ini adalah “Dwiasas Karakter: Sopan santun dan Tekun”, bekerja sama dengan fasilitator dari Institut Pertanian Bogor (IPB University). Terdapat total 56 guru dari 27 Distrik di Kamboja yang menjadi peserta pelatihan.

Pada sesi pembukaan, Direktur Komite Nasional untuk Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini Kementerian Pendidikan Kamboja yang juga merupakan Governing Board Member SEAMEO CECCEP, H.E. Prak Kosal menyampaikan ungkapan rasa bangga dapat berpartisipasi dalam pelatihan yang diselenggarakan oleh SEAMEO CECCEP. Ia berharap para guru dapat memanfaatkan ilmu dari pelatihan ini untuk diterapkan pada pembelajaran di kelas. Turut hadir pada pembukaan pelatihan, Direktur SEAMEO Secretariat, Dr. Ethel Agnes P.ascua-Valenzuela. Beliau menyampaikan apresiasi terhadap keberhasilan pelaksanaan program peningkatan kapasitas ini.

Director of NC-ECCD Ministry of Education, Youth and Sport Kingdom of Cambodia, H.E. Prak Kosal
Sambutan dari Dr. Ethel Agnes Pascua-Valenzuela, Direktur SEAMEO Secretariat

Terdapat hal yang unik dalam pelaksanaan pelatihan ini, yakni penggunaan fitur Transcriber dimana materi pelatihan yang disampaikan dalam bahasa Inggris dapat dialihbahasakan secara langsung ke dalam bahasa Khmer. Hal ini menjadikan pelatihan ini sebagai program pelatihan pertama yang bersifat bilingual. Penggunaan dua bahasa ini merupakan bentuk penghargaan SEAMEO CECCEP terhadap bahasa lokal yang dimiliki oleh masing-masing Negara anggota SEAMEO. Hal ini turut disampaikan dalam pidato pembukaan acara oleh Direktur SEAMEO CECCEP, Dr. Dwi Priyono, M.Ed.

Tujuan dari pelatihan sendiri adalah melakukan adaptasi dari hasil penelitian, model, dan praktik baik menjadi materi pelatihan bagi praktisi PAUD di regional Asia Tenggara. Pelatihan ini ditujukan bagi para calon pelatih (ToT), sehingga para peserta dituntut untuk memunculkan performa yang sebaik-baiknya agar dapat mendiseminasikan pelatihan bagi guru-guru di sekitar mereka di Kamboja, khususnya. Materi pelatihan menekankan bahwa pembentukan karakter tekun dan sopan santun pada hakikatnya menumbuhkan serta meningkatkan pemahaman mengenai pembentukan karakter guru-guru itu sendiri, sehingga para peserta terbiasa untuk mempraktekan karakter baik dalam kehidupannya sendiri sebelum memperkenalkannya kepada anak dan orang tua.

Spread the word. Share this post!

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *