Sharing and Caring melalui kegiatan Regional Forum ECCE and Parenting

Sebagai upaya untuk mendukung United Nations Sustainable Development Goals (SDGs) tentang pendidikan berkualitas, pada hari Kamis 30 Agustus 2021 Southeast Asian Ministers of Education Organization Regional Center for Early Childhood Care Education and Parenting (SEAMEO CECCEP) menyelenggarakan kegiatan “Annual early childhood education (ECCE) and parenting Regional Forum”. Kegiatan tersebut dilakukan secara virtual. Total peserta sebanyak 45 orang yang terdiri dari pakar, pemimpin, akademisi dan praktisi tingkat regional. 

Kegiatan regional forum bertujuan untuk saling berbagi dan mendapatkan pengetahuan baru, model, praktik baik terkait pendidikan anak usia dini dan parenting di wilayah Asia tenggara.  Harapannya model dan praktik baik tersebut dapat diadaptasi serta diimplementasikan di sekolah, masyarakat, dan di wilayah masing-masing negara. Kegiatan regional forum dibuka oleh  direktur SEAMEO Sekertariat Dr. Ethel Agnes Pascua. Kemudian disusul dengan sambutan Dr. Dwi Priyono, M.Ed selaku direktur SEAMEO CECCEP. 

Direktur SEAMEO CECCEP menyambut dengan hangat dan mengucapkan terimakasih kepada tamu undangan yang telah hadir dalam acara tersebut. “Saya mengucapkan selamat datang dan berterimakasih kepada para tamu undangan yang telah berkenan hadir dalam kegiatan ini. Melalui regional forum kita dapat saling bertukar informasi, belajar dan mengadaptasi praktik baik untuk diterapkan di lembaga pendidikan anak usia dini di negara kawasan Asia Tenggara ”, tutur Dwi. 

Kegiatan tersebut terdiri dari 2 sesi yaitu sesi pertama terdiri dari pemaparan materi dan diskusi. Speakers pada sesi pertama sebanyak 4 orang yang terdiri dari Dr. Muhammad Hasbi (Direktur Pendidikan Anak Usia Dini, Kemdibukdristek/Governing Board from Indonesia), Dr. Sheldon Shaeffer (Board of Directors, ARNEC Singapore), Prof. Dr. Racidon P. Bernarte (Managing Director Asia-Pacific Consortium of Researchers and Educators, Philippines) dan Eddy Henri (Head of Early Childhood Education and Development Tanoto Foundation). Sesi pertama dan diskusi ini berisi tentang kebijakan Pendidikan dan Pengasuhan Anak Usia Dini dan Keterlibatan Keluarga di Indonesia: Mendorong Keterlibatan orangtua di Tengah Pandemi.” Selanjutnya tentang Peran PAUD dan Orang Tua di Tengah Krisis Abad 21. Kemudian, yang terakhir pengasuhan dalam konteks Filipina.

Pada sesi kedua, berisi pemaparan dan tanya jawab. Speaker pada sesi 2 terdiri dari 3 peserta yaitu HE. Prak Kosal (Governing Board from Cambodia), Prof. Netty Herawati (Head of HIMPAUDI, Indonesia),dan Lach Savy (Aide et Action Director). Melalui kegiatan ini para peserta diharapkan mendapatkan pengetahuan baru, model, praktik terbaik dan semoga dapat diterapkan di sekolah, masyarakat, dan lingkungannya. Para peserta diharapkan mencapai kesepakatan tentang pembentukan PAUD dan Parenting Association. Pada akhirnya anak usia dini dapat memperoleh layanan pendidikan yang sesuai dengan tingkat perkembangannya. 

Di dalam  mendukung program tersebut, terdapat 2 (dua) program utama, yaitu pemberian Bantuan Pilot PAUD baru, dan pelibatan Bunda PAUD (Ibu/Duta PAUD). Untuk memastikan bahwa SEAMEO CECCEP memberikan program dan kegiatan yang tepat, SEAMEO CECCEP membutuhkan banyak masukan dari ECCE dan pemangku kepentingan Parenting di wilayah Asia Tenggara. Selanjutnya melalui kegiatan Early Childhood Education (ECCE) and Parenting Regional Forum menjadi sebagai langkah nyata menjadi platform yang layak bagi para ahli, peneliti, akademisi, dan pemangku kepentingan di bidang ECCE dan Parenting dari Negara-negara Anggota SEAMEO dan sekitarnya.

Spread the word. Share this post!

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *